Aksi Unras Dari PMII Cabang Lotim Berjalan Dengan Kondusif

lombokpictures.com – Kpaolres Lombok Timur AKBP Hery Indra cahyono, S.H. Si.K, M.H pimpin pengamanan Aksi Unjuk Rasa Jilid II dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lombok Timur, Senin ( 14/11/22), mpukul 09.18 wita.

Kegiatan Aksi Unjuk rasa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia kali ini berjalan lancar dan Kondusif, Kami ucapkan terimakasih banyak kepada adek – adek dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang telah menyampaikan Aspirasinya sesuai dengan SOP yang ada, kami harapkan hal baik seperti ini dapat dipertahankan, karena bagaimanapun juga Kondusifiotas di Kabupaten Lombok Timur ini harus tetap kita jaga bersama. Tegasnya.

Iptu Nikolas Osman selaku P.S, Kasi Humas Polres Lombok Tuimur menerangkan; Aksi Unras dimulai dari Simpang 4 (empat) BRI Cabang Selong  menuju  Kantor Sat Pol PP Kabupaten Lombok Timur  dan melanjutkan Aksinya ke  Kantor Kejaksaan Negeri Lotim dan Kantor Bupati Lombok Timur.

Fahrurrozi selaku sekretaris umum PC PMII Selong  dalam orasinya menyampaikan;  Hari ini kami turun kembali sebagai bentuk refresentasi mahasiswa sebagai agent of change dan agent of control, Tema yang kita usung yaitu “Retribusi bocor, PAD Lotim merosot”. Sampai saat ini pihak terkait belum menunjukan iktikad baik terhadap apa yang kita sampaikan.

Senada dengan Fahrurrozi;  Kordum  atas nama M. Samsul Hadi mengatakan;  Sampai saat ini tuntutan kami di aksi jilid I belum direspon oleh pemda. Hari ini kami kembali turun untuk memyuarakan kembali apa yang menjadi tuntutan kami. kami menyatakan perlawanan kepada Pol PP kab. Lotim yang telah melakukan aksi represif terhadap kader PMII.

Menanggapi hal yang disampaikan oleh para pengunjuk rasa,   M.Azlan inspektur Inspektorat Lombok Timur menyampaikan; Isu ini memang sangat pundamental untuk itu kami akan sampaikan beberapa hal diantaranya; Isu kebocoran retribusi tidak hanya tanggung jawab Bappeda tapi ada 19 OPD lainnya, Bappeda melakukan rekap dari masing-masing OPD melalui Bendahara di BPKAD, terkait PT. LED dari tahun sebelumnya memang sudah ada tunggakan pada tahun 2021 perusahaan tersebut tidak melakukan operasi, Bahkan Bupati dan Kasat Pol PP Lotim ikut menagih apa yang menjadi kewajiban PT. LED, adanya isu Kong kalikong kami bersumpah tidak melakukan itu, dan yang terakhir apabila PT. LED tidak bisa membayar maka kami akan limpahkan ke Kejari Lotim, pungkasnya.

Senada dengan ungkapan Kapolres Lombok Timur P.S, KAsi Humas Iptu Nikolas Osman mengucapkan terimakasih banyak kepada mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang telah menyampaikan Aspirasinya sesuai dengan SOP yang ada, kami harapkan hal baik seperti ini dapat dipertahankan, karena bagaimanapun juga Kondusifiotas di Kabupaten Lombok Timur ini harus tetap kita jaga bersama.

Pengamanan Aksi Unras dari PMII kali ini dilakukan oleh Gabungan Personel Polres Lombok Timur dan Polsek jajaran dan berjalan dengan lancar sesuai harapan kita bersama.pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.