Spesialis Curanmor Dua Tahun Beraksi Akhirnya Masuk Bui

banner 468x60

Mataram NTB – Anggota Polsek Sandubaya berhasil mengamankan terduga pelaku pencurian sepeda motor di salah satu kos-kosan di Lingkungan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara Kota Mataram yang terjadi pada November 2021 lalu.

 

“Terduga pelaku berinisial B, pria 21 Tahun alamat Desa Batu Nampar Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur di tangkap di kos-kosannya di Wilayah Cakranegara, Kota Mataram,” ungkap Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah, S.I.K., saat konferensi pers yang di dampingi Kasi Humas Polresta Mataram Iptu Erny Anggraeni, S.H., Selasa (04/01/2022) bertempat di Mapolsek Sandubaya.

 

Penangkapan terduga pelaku B bermula dari Laporan korban yang kehilangan satu unit sepeda motor jenis Kawasaki (KLX) di kos-kosan korban di wilayah Cakranegara Kota Mataram. Berdasarkan hasil olah TKP serta atas Keterangan salah seorang tersangka pelaku curanmor yang di amankan Tim Puma Polda NTB terlebih dahulu, maka diperoleh identitas dari terduga pelaku B.

 

” Setelah mengetahui ciri-ciri terduga, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Sandubaya kemudian mengamankan¬† B di kediamannya yaitu salah satu kos di Wilayah Cakranegara, “jelasnya.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara,  bahwa tersangka ini telah melakukan  Pencurian khusus sepeda motor sejak tahun 2020 dan telah mengeksekusi di beberapa tempat di wilayah Lombok Barat dan Kota Mataram, namun baru kali ini tertangkap Polisi.

 

” Terduga Pelaku B ini adalah spesialis curanmor pada waktu subuh, dan telah menjalankan aksinya kurang lebih 2 tahun, akan tetapi akhir Desember 2021 B akhirnya tertangkap Tim Opsnal Polsek Sandubaya,”jelasnya.

 

Terduga B ini sedang menjalani proses penyidikan, disamping melengkapi berkas perkara, juga untuk mengetahui siapa Penadah (480) atau kemana sepeda motor hasil curiannya di jual ataupun disimpan.

 

“Kami masih mendalami kemana di jual, atau keterlibatan terduga lain. Saat ini masih dalam pengembangan,” lanjut Kapolsek.

 

Dari tindakan terduga B ini Tim Opsnal berhasil mengamankan satu unit sepeda motor jenis Kawasaki (KLX) beserta beberapa barang bukti lainnya seperti kunci T serta Hp, guna kebutuhan pengembangan dan penyempurnaan berkas perkara.

 

“Untuk sementara kami telah mempersiapkan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara,” tutupnya.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *