Peringati Hari Anak Nasional, PLN Dukung Kegiatan Literasi dan Kelurahan Layak Anak

by -2 views

Jakarta, 23 Juli 2021 – PT PLN (Persero) kembali menegaskan komitmen untuk menjaga keandalan pasokan listrik guna mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, tak terkecuali bagi anak-anak Indonesia.

Apalagi pada masa pandemi, listrik menjadi kebutuhan utama untuk menunjang pembelajaran anak yang diselenggarakan secara jarak jauh (daring).

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi mengatakan bahwa dalam momentum Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2021 ini, kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa terhadap pemenuhan hak-hak anak menjadi prasayarat penting pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

“PLN berkomitmen untuk turut berperan aktif dalam upaya tersebut, dengan memberikan akses listrik yang handal dan berkeadilan. Terutama saat masa pandemi Covid-19 ini, listrik menjadi unsur penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan,” kata Agung.

Komitmen PLN itu sejalan dengan peringatan HAN tahun 2021 yang mengambil tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, dengan slogan #AnakPedulidiMasaPandemi. Sejak pandemi Covid-19 melanda, PLN telah aktif membantu anak Indonesia dalam memberikan keandalan layanan listrik untuk pembelajaran daring, maupun lewat berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Melalui aksi TJSL PLN Peduli, berbagai aksi untuk mendukung pertumbuhan anak Indonesia pun dilakukan. Di antaranya mendukung giat literasi dan Kelurahan Layak Anak. Dampak kegiatan TJSL PLN ini dirasakan dan diapresiasi oleh Tajuddin, tokoh masyarakat di Kelurahan Krukut, Depok, Jawa Barat.

“Alhamdulillah PLN Peduli telah memberikan bantuan kepada warga dalam kegiatan rumah belajar, sekaligus perpustakaan. Ini membantu program pemerintah Kelurahan Layak Anak yang digalakkan Pemkot Depok. Insha Allah ke depannya dapat bekerja sama dengan PLN Peduli terkait cara warga khususnya anak-anak di tengah pandemi Covid-19 dapat belajar aktif dengan apa yang telah disiapkan oleh PLN,” tutur Tajuddin.

Program TJSL PLN juga dirasakan oleh Anissa Maharani Nasra, pendiri Kalise (Kampung Literasi Selamat) di Kelurahan Sungai Jawi, Pontianak, Kalimantan Barat. Anissa bilang, PLN telah ikut membina warga dan anak-anak yang ada di Kalise dalam memahami enam cakupan literasi dasar hingga pelatihan ekonomi kreatif untuk menambah pendapatan masyarakat.

Selain akses listrik, para siswa juga dibantu dengan akses internet gratis dari anak perusahaan PLN, Icon+. Pihaknya berterima kasih kepada pihak PLN yang telah membantu anak-anak dan warga di Kalise untuk meningkatkan minat baca hingga aspek lain seperti mencintai kebudayaan dan adat istiadat sendiri.

“Bantuan WiFi gratis Icon+ untuk adik-adik di Kalise memudahkan dan menambah motivasi mereka saat belajar di tengah pandemi,” kata Anissa.

Manfaat yang sama pun turut dirasakan oleh anak-anak Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Hal ini juga diakui oleh Adit Pratama, salah satu Siswa sekolah dasar di Kota Mataram juga merasakan hal yang sama.

“Terima kasih PLN setiap hari kasih nyala lampuku. Di tengah pandemi, PLN menjaga listrik. Jadi setiap hari saya bisa terus belajar,” kata Adit.

Tak hanya itu, stimulus keringanan tagihan listrik dari pemerintah yang disalurkan PLN juga turut membantu pembelajaran daring siswa. Manfaat ini dirasakan oleh Bayu, siswa sekolah dasar di Ampenan, Kota Mataram.

“Selama pandemi kami melakukan pembelajaran online, berkat listrik yang terus menyala, kami dapat belajar lebih giat,” ujar Bayu.

PLN pun akan terus berupaya untuk berperan aktif meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan anak-anak Indonesia, baik melalui berbagai program TJSL maupun peran PLN untuk menerangi negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.